Perbandingan Antara Pertamina Pertamax vs Shell Super vs Total Performance 92

bahan bakar

Dikutip https://pokertiam.co/situs-poker-online-terpopuler/, penasaran sama ketiga produk sekelas ini yaitu  Pertamina Pertamax vs Shell Super vs Total Performance 92. Akhirnya memutuskan untuk mencoba ketiganya dan membandingkannya dari sisi performa. Dalam kasta bbm, bisa dikatakan ini bbm kelas menengah walaupun di Shell dan Total harganya termurah.

Berbekal matic komuter Honda Scoopy karbu, gue mencoba membandingkan efek dari masing-masing bbm terhadap performa scoopy. Kira-kira mana yang memberikan dampak paling oke terhadap performa si skupi?

Nih hasilnya, cekidooot..

Pertamina Pertamax

Varian kelas menengah dari Pertamina ini sekarang harganya udh lebih terjangkau  guys, cukup Rp8.800 perliternya (harga Jakarta). Biasanya mereka pengguna motor sport 150 diwajibkan minimal pake ron 92 ini. Ya, walaupun si skupi mah minumnya cukup premium, tapi gpp lah yaa sering gue cekokin pertamax juga..


Kalo dibandingkan premium/bbm ron 88, jelas si pertamax ini lebih cepat melesat.. Tenaga dan kecepatan yang kita harapkan didapat pada RPM yang lebih rendah dibanding premium. Tidak perlu memelintir gas terlalu dalam, efeknya udah sangat terasa bila dibandingin sama si premium.

Biasanya skupi gue kesulitan menempuh angka 80 kpj (maklum udah tua, lansiran 2010), namun hal ini lebih mudah didapat saat dikasih minum pertamax.

Skupi gue ini getarannya cukup berasa kalo pake premium. Naah saat pake pertamax, getaran memang masih ada, tapi lebih minim dibanding premium. Kerasa banget kok perbedaannya.

Demen nih gue pake pertamax..

Shell Super

Setelah si pertamax hampir abis, gue isi Shell. Biar lebih fair, pengujian performa gue lakukan setelah pengisian shell yang kedua kalinya.

Impresi yang gue rasakan nyariiiis sama dengan pertamax. Duh, ini gue bener-bener kesulitan bandingin perbedaan performa dengan pertamax. Maklum guys, semua hanya berdasarkan feeling, beda kalo pake alat khusus macam racelogic.

Setelah beberapa kali percobaan dengan pertamax maupun shell, akhirnya gue simpulkan performa di skupi gue 11-12. Beti lah, beda tipis, pertamax sedikit lebih enak tarikannya. Gue tegasin lagi, sedikiiiiit.. Sedangkan getaran yang terasa sama dengan saat pake pertamax . Dan ingat, hanya berdasar feeling aja ya guys..

Oya guys, harga Shell Super saat ini sedikit lebih mahal dari pertamax. Pertamax Rp8.800, Shell Super Rp8.900.

Total Performance 92

Terakhir, jarang gue jumpai nih SPBU nya. Agak jauh juga dari rumah gue.. Tapi karena penasaran, gue jabanin beli Total sekedar pengen bandingin performanya.

Metodenya sama dengan yang lain, pengujian performa dilakukan setelah pengisian yang kedua. Gimana hasilnya?

Beda dengan Pertamax dan Shell Super yang gue harus berkali-kali isi buat bener-bener ngerasain bedanya. Si Performance 92 ini, dari awal gue udah bisa bedain performanya dibanding Pertamax dan Shell Super. Lebih oke atau kalah oke? Hmmm,, kalo berbekal skupi gue, si Performance 92 ini menempati peringkat terbawah diantara ketiganya.

Yup, akselerasi dan top speed di bawah Pertamax dan Shell Super. Getaran pun lebih kerasa saat pake si Performance 92. Tapi tetep, kalo dibandingkan Premium ya masih enakan ini lah.

Untuk update harga Total Performance 92 belum gue cek di SPBU.

Conclusion

Yup, harga ketiganya sekarang hanya terpaut sedikit dibanding Premium (Rp7.600 Jakarta). Dengan selisih harga yang sedikit, tentunya banyak dong yang lebih memilih bbm ron 92 dibanding si premium.

Diantara ketiganya, gue pilih Pertamax. Selain punya perusahaan pemerintah, terbukti performanya paling bagus di motor gue. Sesekali gue juga pilih Shell Super karena gak serame Pertamina dan pelayanannya lebih oke (next time gue bahas pelayanan ketiganya). Sedangkan Total sendiri, hmmm, gue sih ngga deh, di motor gue performanya kurang oke, dan SPBU jauh dari rute sehari-hari.

Semoga tulisan ini bisa jadi referensi teman-teman. Tapi ingat sekali lagi guys, semua yang gue tulis hanya berdasarkan feeling via Honda Scoopy Karbu. Di motor lain mungkin bisa saja berbeda, atau dengan Racelogic bisa saja berbeda juga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *